Header Ads

Bank Bukopin : Target Naik, Fundamental Ditunggu Naik

Semakin hari semakin baik. Bank Bukopin ( BBKP ) terus melakukan penetrasi pasar untuk bisa menyalurkan kredit. Salah satu kredit yang ditargetkan adalah kredit mikro senilai Rp 1,5 Triliun.

Baca Selengkapnya : 





Coba perhatikan dua gambar diatas yang saya ambil di stockbit. 

Lihat, perusahaan memiliki dividen yield sebesar 6% per tahun. Walaupun harga sahamnya terus sideways, tapi anda setiap tahun dapat keuntungan 6%. Itu belum potensi capital gain, dimana PBV nya saja hanya 0.54. Saya percaya bahwa sebuah saham akan kembali pada fundamentalnya. Dan saya yakin, harga saham BBKP tidak akan pernah turun dibawah Rp 500, kecuali memang kondisi market crash ataupun kinerjanya buruk. Selama kinerjanya masih moncer, maka sangat sulit untuk turun. PBV nya sangat murah sekali dibandingkan bank lain di kelas yang sama.

Perhatikan :
  • Earning yieldnya, tumbuh sebesar 18%
  • Revenue Quarter YoY Growth 4,8%
  • Free Cash Flownya sampai 15.782 Billion
Saya hanya ingin memberikan mindset berpikir seorang investor kepada Mahasiswa Investor.

Jika kalian menyimpan uang di bank, dengan risiko yang rendah, dengan jangka waktu yang sama ( 1 tahun ), maka kalian akan memperoleh imbal hasil bunga sebesar kurang dari 1%. Jika deposito kira-kira 4%. 

Sekarang kita dikasih sebuah saham bank, kinerjanya cemerlang berdasarkan laporan keuangannya, dividen yieldnya 6% per tahun, harga sahamnya cenderung sideways ( artinya risikonya kecil ), namun nilai wajarnya seharusnya di harga Rp 1000an. 

Mana yang anda pilih? 

Setiap keputusan ada di tangan anda. Menjadi investor sejati tidak terbentuk tanpa adanya cobaan dan godaan. Kita dilatih untuk menelusuri fundamental perusahaan yang layak dan memiliki prospek cerah di masa yang akan datang, dan biarkan pasar yang bergerak. Disaat harga sahamnya bergerak, waktunya kita jadi penonton melihat ribuan investor lain merekomendasi beli. Kita hanya menonton bagaimana saham kita mulai ramai dilirik. Semua hanya waktu yang menjawab. Konsistensi menabung saham menjadi kunci kesuksesan kita.



No comments